Recent Posts

10 February, 2013

Jabat tangan

Kenapa yah setiap selesai kebaktian Minggu selalu ada jabat tangan dengan Pendeta di pintu keluar gereja, khususnya di gereja-gereja Indonesia juga gereja-gereja Indonesia yang di luar negeri, saya belum mencari tahu apakah ini juga ada di gereja non-Indonesia.

Saya tidak tahu sih apa yang menjadi latar belakang jabat tangan setelah kebaktian minggu. Mungkin hal ini dipengaruhi olah kebudayaan orang Asia yang lebih kekeluargaan. Memang cukup baik juga apalagi kalau jumlah jemaatnya masih sedikit, tapi kalau sudah banyak apakah hal tersebut masih relevan?

Ada yang merasa kalau tidak jabat tangan pendeta rasanya kurang afdol, atau ada juga yang merasa kalau tidak jabat pendeta nanti bisa dikirim tim pembesuk. Sedangkan yang menjabat tangan juga (Pendeta, majelis atau siapapun yang berdiri di pintu keluar gereja) jangan sampai menjadi satu formalitas, tidak sedikit orang menjabat tangan tapi matanya tidak melihat mata orang yang dijabat, kalau memang seperti itu lebih baik tidak usah dilakukan.