Seringkali manusia terjebak dalam hal melakukan dosa, kita kerapkali tidak adil terhadap diri kita dan terhadap orang lain, selama dosa menguntungkan kita, tidak apa-apa dilakukan tanpa menyadari hal tersebut dapat merugikan orang lain. Atau seolah-olah kita melakukan dosa yang menguntungkan diri kita dan menguntungkan orang lain, setidaknya dari cara berpikir kita yang humanis, kita merasa ketika kita melakukan hal tersebut adalah hal yang lumrah karena manusia dianggap yang paling tinggi dalam hal ini.
Padahal kita harus menyadari semua dosa upahnya adalah maut dan menuju kebinasaan, baik kecil maupun besar, menguntungkan atau merugikan, kelihatan atau tidak kelihatan semua essensinya adalah mendatangkan maut, bagaimana kita bisa hidup di dunia ini, di mana kita terus berjuang mengenai dosa, syukur karena Kasih Kristus yang melimpah yang senantiasa menolong hidup kita dan memberikan kebebasan dari dosa tersebut, namun ini bukan berarti membenarkan diri kita untuk melakukan dosa.
Bahkan karena ada jaminan tersebut manusia tetap melakukan dosa karena merasa akan ada pengampunan, jika kita melakukan dosa dan merasa tidak apa-apa kita melakukan dosa karena ada Kristus yang mendamaikan kita tanpa berusaha menjauhi dosa tersebut, ini adalah bukti bahwa kita belum dilahirkan oleh roh dan oleh air.
Marilah sama-sama kita berperang melawan dosa dengan bersandar kepada Tuhan melalui FirmanNya dan kekuatan dari Roh Kudus.
Recent Posts
0 comments:
Post a Comment