Recent Posts

19 March, 2010

Jadikan saya domba yang hilang dan yang ditemukan

Lukas 15:1-7
1 Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. 2 Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka." 3 Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: 4 "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? 5 Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira, 6 dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan. 7 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."

Dulu ketika membaca perumpamaan ini saya selalu beranggapan bahwa saya adalah termasuk dalam 99 domba karena saya sudah ditemukan ataupun karena saya sudah dibenarkan, namun setelah membaca buku "A Tale of Two Sons" - John Macarthur kemudian meneliti lebih jauh lagi, saya lebih baik memilih untuk menjadi domba yang hilang dan yang ditemukan, menjadi orang berdosa, bukan menjadi tapi saya adalah orang berdosa yang memerlukan pertobatan. Apakah 99 orang benar yang dimaksudkan oleh Yesus benar-benar orang yang benar atau orang-orang yang menganggap dirinya benar?

Jelas maksud Yesus 99 orang tidak memerlukan pertobatan bukan berarti mereka sudah benar, dan tidak perlu bertobat, namun cerita ini sebagai introduksi mengenai ahli Taurat dan orang Farisi di mana mereka selalu membenarkan diri mereka. Sebelum perumpamaan ini diceritakan, Yesus diejek karena berkumpul dengan berdosa, kemudian atas dasar itulah Yesus menceritakan 3 perumpamaan Domba yang Hilang, Keping yang Hilang, dan akhirnya ditutup oleh perumpamaan Anak yang hilang.

99 domba tidak memerlukan pertobatan, demikian anak yang sulung tidak diberitahu apakah dia bertobat atau tidak, jadi perumpamaan ini adalah panggilan dan seruan untuk bertobat bagi kita semua orang-orang berdosa, kita adalah domba yang hilang, kita adalah kepingan yang hilang, kita semua adalah anak yang hilang.

Call to prayer
Tuhan buat saya domba yang hilang ditemukan
Tuhan buat saya kepingan yang hilang ditemukan
Tuhan buat saya anak yang hilang ditemukan
Tuhan buat saya yang 'mati' ini menjadi 'hidup'

0 comments:

Post a Comment