Recent Posts

08 March, 2010

Lebih dari pemenang

Roma 8:37
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Dahulu ayat ini selalu ada mendengung di kuping saya, baik dalam nyanyian maupun dalam perbincangan-perbincangan rohani. Saya selalu menganggap dan membayangkan kalau saya seorang pemenang berarti masalah apapun yang saya alami, saya akan berhasil keluar dari pada masalah tersebut, karena saya adalah seorang pemenang. Misalnya ketika saya menderita, maka karena saya lebih dari seorang pemenang maka saya tidak akan menderita lagi setelah itu. Jika saya miskin, karena saya lebih dari pemenang maka Allah akan memberkati 'berkat' jasmani kepada saya. Ketika orang-orang membenci saya, karena saya lebih pemenang maka Allah akan menghukum orang-orang tersebut. Yah, karena saya adalah lebih dari pemenang.

Benarkah demikian? Setelah sekian lama saya merenungi Roma 8 semakin luluh hati saya melihat kedaulatan Allah terhadap hidup saya yang seperti embun pagi yang dapat hilang tertepa angin kapanpun Dia mau.

Kemenangan ini bukanlah kemenangan atas kehidupan di dunia ini, jelas Paulus sedang membicarakan tentang penderitaan berjuang melawan dosa (Roma 8:1-18), tapi Paulus melanjutkannya bahwa kemuliaan yang akan kita dapatkan melebihi dari segalanya dan kemuliaan itu kita peroleh hanya melalui Kristus Yesus, karena itu ketika kita sudah berada di dalam Kristus tidak ada yang dapat memisahkan kita, baik itu penindasan, kesesakan, penganiayaan, kelaparan, ketelanjangan, bahaya ataupun pedang. Itulah kemenangan tersebut. Walaupun kita mengalami segala hal-hal yang tidak mengenakkan di dunia ini dan mungkin tetap berada dalam hal tersebut, kita tetap lebih dari pemenang, karena kita sudah mendapatkan kemenangan melalui Kristus Yesus (1 Korintus 15:57), yaitu Dia yang mengasihi kita yang menjadi bukti bahwa kita yang dipilih, dan kita yang dipanggil, dan kita yang dibenarkan, dan kita yang dimuliakan satu hari kelak.

Artikel terkait
Segala sesuatu mendatangkan kesempurnaan Kristus
Segala sesuatu mendatangkan kebaikan

0 comments:

Post a Comment