Recent Posts

22 July, 2011

Mengurangi Pelayanan

Mulai bulan depan saya akan 'mengurangi' waktu pelayanan di dalam gereja khususnya dengan tidak mengikuti paduan suara dan hanya mengajar satu kali sebulan sebagai guru sekolah minggu, karena saya mengarahkan kepada pelayanan anak-anak muda. Sebenarnya tidak ada yang namanya mengurangi karena di manapun kita berada, apapun yang kita kerjakan itu sudah menjadi pelayanan baik di keluarga, lingkungan kerja ataupun gereja, namun memang arti pelayanan sudah menjadi rancu, dan hanya dilihat seputar gereja saja, tapi baiklah itu dibahas di lain waktu lagi.

Ketika kita disuruh melayani Tuhan di gereja, banyak sekali alasan-alasan yang diutarakan, tapi justru saya ingin kita melihat di satu sisi yang lain yaitu: Seringkali kita membenani terlalu banyak waktu pelayanan kita untuk berbagai alasan, saya berharap alasan-alasan di bawah ini bukan menjadi alasan Anda memiliki banyak pelayanan di gereja:

1. Alasan supaya untuk dilihat lebih rohani
Menerima segala jenis pelayanan hanya untuk kelihatan lebih rohani dari orang lain, syukur-syukur wanita cantik yang duduk di barisan ketiga itu memperhatikan pelayanan saya dan jatuh hati.

Kita ini manusia berdosa, tidak ada yang lebih rohani, jadi kalau tidak ada yang bisa lebih rohani, untuk apa dengan pelayanan, kita berusaha supaya kelihatan lebih rohani?

2. Alasan supaya tidak bosan
Daripada tidak ada acara apa-apa di hari Minggu, lebih baik saya melayani, lumayan bukan? ada teman-teman seiman bisa 'hangout' bareng.

Apa bedanya dengan orang-orang yang bukan Kristen? Sama aja dong, kalau begitu mendingan saya 'hang-out' sama teman-teman saya yang di luar gereja, mereka kerapkali malah lebih baik daripada teman-teman di gereja.

3. Alasan supaya Tuhan memberkati kita
Kalau saya melayani banyak maka Tuhan akan memberkati saya lebih banyak. Ukuran berkat saya ditentukan oleh banyaknya pelayanan saya kepada Tuhan di gereja khususnya.

Tujuan utama kita melayani bukan untuk supaya Tuhan memberkati kita, karena justru Tuhan sudah memberkati kita dengan kematian Yesus Kristus di atas kayu salib untuk itulah seharusnya kita melayani bukan sebaliknya. Jadi ukuran berkat kita bukanlah ditentukan oleh berapa banyak pelayanan kita di gereja. 

4. Alasan supaya diterima oleh Tuhan
Saya melayani dengan banyak maka pasti saya akan diterima oleh Tuhan lebih daripada teman-teman saya yang tidak melayani sebanyak saya.

Penerimaan Tuhan adalah semata-mata hanya oleh kasih karunia, jadi jelas mustahil kalau kita berpikir dengan banyaknya pelayanan kita lebih pasti diterima oleh Tuhan, justru banyak orang yang melakukan pelayanan tapi tetap tidak diterima oleh Tuhan. 

5. Alasan supaya pasangan (orang-terdekat) kita senang
Saya senang pelayanan yang banyak karena hal itu membuat pasangan saya senang atau daripada saya diocehin terus untuk pelayanan.

Sudah tentu ini namanya melayani manusia bukan melayani Tuhan.

Dan masih banyak alasan-alasan yang lainnya, periksalah hati kita sedalam-dalamnya dan tanyalah kepada Tuhan apa yang menjadi alasan kita untuk melayani Dia?

0 comments:

Post a Comment