Recent Posts
28 January, 2013
Gue pesimis
Posted by
Anton Triyanto
Gue pesimis untuk tetap bisa mempertahankan iman sampai kesudahan, tetapi Tuhan sangat optimis akan hal itu. Terima kasih Tuhan.
13 January, 2013
Tanpa Kristus
Posted by
Anton Triyanto
"How can anyone be arrogant when he stands beside the cross?" Carl Henry
Benar, ketika (yah "ketika" bukan "jika" ini akan terjadi di dalam hidup Anda, hanya waktulah yang menentukan) kesombongan itu mulai mengintip di balik pintu hati Anda, berdirilah di samping Salib Kristus dan merenungi bahwa tanpa Kristus apapun yang kita lakukan adalah sia-sia, karena tanpa Kristus kita adalah seorang pendosa mati yang berujung kepada maut.
Tanpa Kristus sebagus apapun pekerjaan yang Anda miliki tidak akan dapat menghidupkan Anda dari kematian Anda. Tanpa Kristus sebanyak apapun harta Anda tidak akan sanggup menebus bahkan untuk dosa kita yang "kecil" sekalipun.
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. (Ef 2:8, 9 TB)
Benar, ketika (yah "ketika" bukan "jika" ini akan terjadi di dalam hidup Anda, hanya waktulah yang menentukan) kesombongan itu mulai mengintip di balik pintu hati Anda, berdirilah di samping Salib Kristus dan merenungi bahwa tanpa Kristus apapun yang kita lakukan adalah sia-sia, karena tanpa Kristus kita adalah seorang pendosa mati yang berujung kepada maut.
Tanpa Kristus sebagus apapun pekerjaan yang Anda miliki tidak akan dapat menghidupkan Anda dari kematian Anda. Tanpa Kristus sebanyak apapun harta Anda tidak akan sanggup menebus bahkan untuk dosa kita yang "kecil" sekalipun.
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. (Ef 2:8, 9 TB)
02 January, 2013
13 Resolutions 2013
Posted by
Anton Triyanto
Tally-ho! New year is finally here, resolutions oh resolutions, I'm not a big fan of new year resolutions, I think you can make your resolutions without having to wait for a new year. I believe more in sanctification, a process, day by day to "resolve" your sins, weaknesses. Though I have made an attempt to list about things that I need to improve on in 2013.
1. I need to read bible more
2. I need to pray more often
3. I need to honour my mum and dad more
4. I need to study hard
5. I need to decrease my sugar consumption
6. I need to do more exercise
7. I need to get rid of my fat belly
8. I need to eat more fruits and veggies
9. I need to be more forgiving
10. I need to be more self-control
11. I need to be more loving
12. I need to consume less internet
13. I need to revisit this list
1. I need to read bible more
2. I need to pray more often
3. I need to honour my mum and dad more
4. I need to study hard
5. I need to decrease my sugar consumption
6. I need to do more exercise
7. I need to get rid of my fat belly
8. I need to eat more fruits and veggies
9. I need to be more forgiving
10. I need to be more self-control
11. I need to be more loving
12. I need to consume less internet
13. I need to revisit this list
Hamba Tuhan Pengalaman
Posted by
Anton Triyanto
Kenapa yah banyak Hamba Tuhan "berkhotbah" selama 40-50 menit. Tetapi sekitar 70-80 persen atau tidak sedikit 90 persen dari waktu tersebut dihabiskan untuk menceritakan pengalaman pribadinya bersama Tuhan. Bukan saya menentang hal tersebut, tetapi apakah Mimbar adalah tempat yang tepat untuk sekedar menceritakan pengalaman pribadi?
Bahkan ada hamba Tuhan yang sama sekali tidak membuka Alkitab ketika sedang berkhotbah, kalau membuka pun hanya sebagai satu "keharusan" terlepas khotbah yang dilontarkan sama sekali tidak berhubungan dengan ayat alkitab yang dibuka.
Kalau memang begitu, mungkin lebih baik jika gereja mencari orang-orang yang pandai berbicara dan mempunyai pengalaman yang banyak bersama Tuhan (bukan berarti Hamba Tuhan tidak mempunyai pengalaman yang banyak).
Satu sisi gereja mengharuskan seorang Hamba Tuhan adalah lulusan dari STT (Sekolah Tinggi Teologia), bahkan gereja tertentu mengharuskan Hamba Tuhan lulus dari STT tertentu juga. Tetapi di sisi lain selama Hamba Tuhan tersebut dapat berbicara di Mimbar dan dapat menarik perhatian jemaat itu sudahlah cukup tanpa memperhatikan apakah benar Hamba Tuhan tersebut sedang mengajar Firman Tuhan atau tidak.
Bahkan tidak sedikit Hamba Tuhan yang berkhotbah seperti layaknya seorang marketing executive yang tengah menjajakan produknya, gerejanya dalam hal ini.
Jadi perlukah seorang Hamba Tuhan menceritakan pengalaman hidupnya bersama Tuhan di Mimbar, jika yah seberapa banyak?
Apakah khotbah di Mimbar masih dapat dinamakan khotbah ketika tidak ada pengajaran tentang Firman Tuhan melalui Alkitab sebagai Otoritas Allah untuk umat Kristen?
Bahkan ada hamba Tuhan yang sama sekali tidak membuka Alkitab ketika sedang berkhotbah, kalau membuka pun hanya sebagai satu "keharusan" terlepas khotbah yang dilontarkan sama sekali tidak berhubungan dengan ayat alkitab yang dibuka.
Kalau memang begitu, mungkin lebih baik jika gereja mencari orang-orang yang pandai berbicara dan mempunyai pengalaman yang banyak bersama Tuhan (bukan berarti Hamba Tuhan tidak mempunyai pengalaman yang banyak).
Satu sisi gereja mengharuskan seorang Hamba Tuhan adalah lulusan dari STT (Sekolah Tinggi Teologia), bahkan gereja tertentu mengharuskan Hamba Tuhan lulus dari STT tertentu juga. Tetapi di sisi lain selama Hamba Tuhan tersebut dapat berbicara di Mimbar dan dapat menarik perhatian jemaat itu sudahlah cukup tanpa memperhatikan apakah benar Hamba Tuhan tersebut sedang mengajar Firman Tuhan atau tidak.
Bahkan tidak sedikit Hamba Tuhan yang berkhotbah seperti layaknya seorang marketing executive yang tengah menjajakan produknya, gerejanya dalam hal ini.
Jadi perlukah seorang Hamba Tuhan menceritakan pengalaman hidupnya bersama Tuhan di Mimbar, jika yah seberapa banyak?
Apakah khotbah di Mimbar masih dapat dinamakan khotbah ketika tidak ada pengajaran tentang Firman Tuhan melalui Alkitab sebagai Otoritas Allah untuk umat Kristen?