Recent Posts

09 November, 2010

"Orang Kristen" lebih egois?

Sering mendengar cerita bagaimana orang mendapatkan kekayaan dengan cara pergi ke "gunung" yang dianggap keramat dan dapat mendatangkan kekayaan jika kita mempersembahkan korban ke sana. Banyak cerita, bahwa mereka dapat kaya tapi hanya waktu di bumi, upah mereka dikatakan akan menderita di neraka, saya tidak tahu kebenarannya sampai mana, yang pasti walaupun kita tidak ke "gunung" keramat tersebut semua orang juga seharusnya masuk neraka.

Sedangkan banyak orang yang mengaku diri "orang Kristen" tahu dalam Kristus ada keselamatan di Surga, dan selama di dunia ini mereka juga ingin menikmati kekayaan dunia. Bukankah hal ini lebih egois, kalau jadi Kristen pasti diberkati jadi kaya, tidak bakal mengalami kecelakaan, hidup bahagia di bumi dan akhirat, punya keluarga yang penuh damai sejahtera. Apakah benar hanya hal-hal yang bersifat sementara yang menjadi akibat kita menjadi pengikut Kristus, jika hal-hal yang bersifat material itu diambil dan kita tidak memilikinya apakah kita tetap akan mengikuti Kristus?

Apakah Kristus hanya menjadi 'orang tua' seperti di gunung keramat hanya saja lebih menjamin kita di kehidupan setelah kita meninggal? Apakah Kristus hanya menjadi satu pribadi yang kita pakai untuk memuaskan segala nafsu daging kita? Apakah pribadi tersebut benar-benar Kristus? Apakah kita benar-benar dapat dikatakan Kristen, jika kita hanya datang kepada Kristus hanya karena untuk mendapatkan apa yang menjadi keinginan kita?

0 comments:

Post a Comment