Manusia memang tidak pernah puas, kita terus harus bergumul untuk hal ini. Jangan sampai kita tidak mengucap syukur atas apa yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita. Walaupun kita sudah puas pun, kita tetap harus mengingat bahwa apa yang kita miliki hanyalah titipan Tuhan dalam kehidupan kita, tidak sepatutnya kita membanggakan diri.
Pergumulan di dalam dunia berkisar antara 2 hal:
1. Sesuatu yang belum kita miliki tetapi kita ingin sekali memilikinya hanya untuk memuaskan diri kita sendiri.
2. Sesuatu yang sudah kita miliki dan menganggapnya sebagai hasil kerja keras kita semata-mata sehingga kita menjadi sombong.
For all that is in the world—the desires of the flesh and the desires of the eyes and pride in possessions—is not from the Father but is from the world.
1 John 2:16 ESV
Biarlah kita belajar dari Ayub yang mengatakan dengan telanjang aku keluar dari rahim ibuku, dengan telanjang juga aku kembali. TUHAN yang memberi dan TUHAN yang mengambil. Jikalau kita belum menerima apa yang kita belum miliki baiklah kita percaya TUHAN yang memberikan pada waktunya (ataupun tidak), dan biarlah ketika kita memiliki sesuatu ingatlah bahwa satu saat TUHAN akan "mengambilnya".
And he said, “Naked I came from my mother’s womb, and naked shall I
return. The LORD gave, and the LORD has taken away; blessed be the name
of the LORD.”
Job 1:21
Recent Posts
0 comments:
Post a Comment