Recent Posts

04 August, 2010

Terima kasih untuk sakit

Setelah membaca "Where is God when it hurts" oleh Phillip Yancey, saya mulai bisa mengucap syukur bagi setiap sakit yang kita alami, seringkali orang berpikir ketika sakit maka ada sesuatu yang Tuhan mau utarakan dalam hidup kita, ataupun ada satu kesalahan yang kita perbuat. Apakah benar demikian. Ternyata tidak selalu demikian. Tidak ada seorangpun yang akan luput dari murka Allah, seorangpun tidak, dan bukan berarti ketika kita tidak mengalami penderitaan, maka Allah di pihak kita, jika kita mengalami penderitaan maka Allah tidak ada di pihak kita.

Terima kasih, ketika kita mengalami sakit, entah sakit secara jasmani ataupun sakit secara batin, itulah tandanya kita masih hidup sebagai manusia. Mendengar bagaimana orang-orang penyakit kusta, mereka tidak bisa merasakan sakit sehingga tubuh mereka dapat terluka lebih mudah, karena tidak adanya sensor untuk merasakan sakit dan refleks untuk menghindar dari kesakitan yang mendadak ataupun kesakitan yang secara bertahap.

Saya teringat ketika Tuhan menyembuhkan orang penyakit kusta, mereka bersyukur karena mereka sembuh...namun kesembuhan mereka adalah karena mereka dapat kembali merasakan sakit di dalam tubuh mereka.

Terima kasih Tuhan buat sakit yang kami derita baik secara jasmani maupun batiniah.

0 comments:

Post a Comment