Recent Posts

Showing posts with label musik. Show all posts
Showing posts with label musik. Show all posts

03 December, 2009

Pujian ngak ngangkat

Aduh pujian hari ini koq ngak ngangkat? Emang apa sih pujian yang ngangkat itu? Kalau ditanya susah juga jawabnya, ayo coba deh jawab, pujian yang ngangkat itu definisinya apa? Pujian yang menyentuh hati? Pujian yang bisa bikin kita senang, happy, bisa bikin nangis juga? Pujian yang membuat kita 'berubah'? - at least untuk saat kita menyanyikan pujian tersebut.

Rasanya kita terlalu egois menjadi orang Kristen, kalau ada lagu yang bagus, musik yang bagus baru dah saya nyanyinya lebih bagus, kalau ada lagu baru yang irama musiknya saya senang, misalnya jazz, pop, rock, disco, dangdut baru deh itu namanya bagus karena mengikuti jaman. Akhirnya kita jatuh di dalam legalisme diri, karena saya suka rock maka saya akan pakai musik rock untuk memuji Tuhan, kalau musik himne kayaknya agak terlalu 'daggy' tidak keren dan tidak bisa bikin kita enjoy.

Kitalah yang menjadi sumber pujian tersebut bukan Tuhan, kita maunya enaknya kita saja, kalau lagunya enak dan senang dan membuat saya bahagia dan damai sejahtera itulah pujian yang ngangkat, kalau ngak berarti jangan pernah dipakai lagi lagu itu. Sebelumnya memang kita harus men-filter lagu-lagu yang dinyanyikan, apa tujuan lagu tersebut diciptakan, bagaimana liriknya, siapa yang mengarang, jenis musiknya bagaimana, semuanya harus dipertimbangkan matang-matang, jangan sampai kita memilih lagu pujian hanya karena enak didengar di telinga baik dari musik maupun liriknya.

Saya melihat banyak lagu-lagu Kristen kontemporer yang berkembang demikian pesatnya tapi tidak memiliki dasar Alkitab yang jelas, memang kedengarannya ok ok saja, tapi kalau kita telaah lebih lanjut terdapat unsur-unsur humanisme yang sangat kuat sekali, walaupun saya tidak memungkiri adanya lagu-lagu Kristen kontemporer yang mempunyai kualitas tinggi juga.

Baiklah sama-sama kita merenungkan kembali ketika kita memuji Tuhan apakah benar kita memuji Tuhan sungguh-sungguh karena Tuhan sudah lebih bekerja dalam hidup kita, atau kita hanya memuji Tuhan supaya kita 'disegarkan', supaya kita dipuaskan melalui pujian tersebut?

21 August, 2009

Instrumental Caithness Lament



And when the sixth hour had come, there was darkness over the whole land until the ninth hour. And at the ninth hour Jesus cried with a loud voice, "Eloi, Eloi, lama sabachthani?" which means, "My God, my God, why have You forsaken me?" and from the bystanders hearing it, said, "Behold, he is calling Elijah." and someone ran and filled a sponge with sour wine, put it on a reed, and give it to Him to drink, saying, "Wait! Let us see whether Elijah will come to take Him down."

And Jesus uttered a loud cry, and breathed His last. And the curtain of the temple was torn in two from top to bottom. And when the centurion, who stood facing Him , saw that in this way He breathed His last, he said, "Truly this man was the Son of God!"