"Kamu Sombong!" - memang terkadang kalau kita terlalu membanggakan diri orang akan berkata kepada kita kalau kita sombong, memang tidak seharusnya kita membanggakan diri seolah-olah apa yang kita kerjakan adalah pekerjaan kita semata. Paulus sendiri berkata, bahwa dia bermegah di dalam Kristus (Roma 15:17) - dengan menyadari hal seperti ini maka apapun yang kita megahkan semata-mata karena di dalam Kristus, tanpa Kristus tidak ada yang dapat kita lakukan, memang sepertinya 'kita melakukan' -- namun kenyataannya tidak ada sesuatupun yang kita lakukan akan diterima oleh Bapa kalau bukan hanya di dalam Kristus.
Seringkali kita berkata, pendeta A sombong sekali, dia selalu 'membanggakan diri', membanggakan pelayanannya. Yah memang itu satu hal yang harus dia intropeksi, selama ketika Kristus ditinggikan ketika pendeta A itu membanggakan pelayanannya maka saya rasa tidak apa-apa. Hanya seringkali kita mulai tidak mau menerima ajaran pendeta A, hanya karena dia sering 'membanggakan diri'.
Di lain pihak, mungkinkah karena kita hanya bisa mengritik orang lain, apakah kita ternyata sombong juga ketika kita berkata kepada orang lain bahwa orang lain itu sombong? Atau adakah unsur iri hati karena kita tidak bisa seperti orang lain tersebut, sehingga kita sembarangan berkata bahwa orang itu sombong.
Kesombongan memang harus terus diberantas, hari lepas hari, manusia tidak akan pernah lepas dari kesombongan, baik dalam intensitas yang sedikit maupun banyak. Jadi bukan berarti kita bisa menuduh dengan sembarangan kalau orang lain sombong (walaupun semua manusia ada sifat sombong), karena hal itu sudah menunjukkan seolah-olah kita lebih baik dari orang lain. Baiklah sama-sama mengintropeksi diri, sudahkah kita berantas dosa kesombongan di dalam hati kita?
ESV:1 Corinthians15:10
But by the grace of God I am what I am, and his grace toward me was not in vain. On the contrary, I worked harder than any of them, though it was not I, but the grace of God that is with me.
Artikel terkait:Nilai manusia di hadapan Allah
Recent Posts
0 comments:
Post a Comment