Recent Posts

08 September, 2010

Manusia tidak pernah puas

Waktu kita sibuk, kita menggerutu, waktu kita tidak sibuk kita menggerutu juga. Jadi maunya apa sih?

Memang manusia tidak pernah puas dengan keadaannya, karena kecenderungan hati manusia akan selalu membandingkan keadaannya dengan orang lain, seolah-olah orang lain lebih 'beruntung' dari pada keadaan dia pada saat dia mulai menggerutu.

Jelas sekali di luar Tuhan tidak akan pernah ada kepuasan, kita bisa mencoba mencari kepuasan dari makanan, minuman, pakaian, pekerjaan, uang, kekuasaan, atau apapun. Tapi setelah kita memiliki semua hal itu ternyata kita masih belum puas. Kita akan selalu mau memiliki lebih dari apa yang kita punya. Uang yang lebih banyak, makanan yang lebih enak, pacar yang lebih cantik, akhirnya kita akan mengerti bahwa kita sudah hidup ditipu oleh segala sesuatu yang seolah-olah, atau kelihatannya bisa memuaskan kita, tetapi ternyata tidak ada yang bisa memuaskan kita selain daripada Allah.

Sebelum Kristus sebagai air hidup menjadi Tuhan atas hidup, kita akan selalu merasa tidak puas akan hidup ini. Memang bukan hal yang mudah, seperti halnya orang bangun pagi dan akhirnya seluruh hidupnya langsung akan berubah - hidupnya akan menjadi puas. Tapi biarlah setiap hari kita menyadari dan selalu memeriksa hati kita apakah kita tidak puas karena kita merasa ada banyak yang belum kita dapatkan dalam hidup ini, sehingga seolah-olah hal itu dapat mengantikan Allah, dan bahwa Allah tidak sanggup mengantikan keinginan untuk memiliki hal tersebut dengan Allah itu sendiri.

Jadi kepuasan itu apa? Kepuasan adalah hidup di dalam Kristus yang menjadi sumber segala sesuatu yang akan melampaui keinginan kita untuk memiliki segala hal di dalam dunia ini yang sedikit pun kita tidak bawa ketika kita lahir dan sedikitpun tidak kita akan bawa ketika kita meninggal.

Puaslah akan apa yang Tuhan sudah berikan dalam kehidupan kita, bahkan kalau pemberian Tuhan hanyalah makanan untuk kita makan dan pakaian untuk kita pakai.

1 Timothy 6:6-8 (ESV)
Now there is great gain in godliness with contentment, for we brought nothing into the world, and we cannot take anything out of the world. But if we have food and clothing, with these we will be content.

0 comments:

Post a Comment