Recent Posts

04 July, 2009

Roh yang ada di dalam kita lebih besar

1 Yohanes 4:4b - sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

Saya sudah berkali-kali mendengar sebagian ayat firman Tuhan di atas, bersyukur kalau hari ini saya bisa bersempatan membaca 1 perikop penuh dari 1 Yohanes 4:1-6. Seringkali ayat 4b, selalu dipakai ketika kita berhadapan dengan roh-roh jahat -- memang benar bahwa Roh Kudus yang ada di dalam kita lebih besar dari roh-roh jahat, ini hal yang tidak bisa dipungkiri. Tapi apakah ini yang dimaksudkan oleh Yohanes?

Pembukaan dalam perikop ini adalah satu bukti bahwa Yohanes mengasihi jemaat-jemaat di mana surat-surat ini diberikan, untuk itulah dia mengatakan "Saudara-saudaraku yang kekasih", untuk itulah ada satu himbauan untuk jangan percaya akan setiap roh - karena penulis sendiri tahu, bahwa roh antikristus (roh yang menyesatkan) itu sudah ada (ketika Penulis menuliskan surat tersebut), dan akan ada lagi penyesatan-penyesatan yang akan datang -- yaitu di jaman kita sekarang ini, bahkan di jaman-jaman yang akan datang selalu ada penyesatan.

Iblis memakai cara apapun juga untuk menyesatkan manusia, supaya mereka tidak melihat kebenaran Allah. Semua hal dipakai dia hanya untuk satu tujuan -- supaya kita berpaling dari Allah dan kebenaranNya.

Kita harus senantiasa tajam dalam segala sesuatu, rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang dapat menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Tidak heran, karena Iblispun menyamar sebagai malaikat terang. Dalam 1 Yohanes 2:19 - Yohanes dengan tajam menyebutkan:

Memang mereka (antikristus) berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.

Ujilah roh-roh dunia, pengajaran-pengajaran, bukan hanya dari buahnya kita menguji tapi dari hal-hal yang diajarkan - karena buah dapat menipu tapi tidak dengan pengajaran Firman yang benar oleh dorongan Roh Kudus. Saya teringat kejadian di Wahyu, di mana ada binatang yang keluar dari dalam bumi, rupanya menyerupai anak domba tapi suaranya adalah suara naga. Apakah suara itu, suara adalah pengajaran, Roh kebenaran menyertai pengajaran Firman Tuhan yang yang benar, sedangkan Roh penyesatan (naga) menyertai pengajaran yang sesat -- hanya untuk memuaskan telinga yakni dengan hal-hal yang bersifat duniawi.

Dunia akan percaya kepada nabi-nabi palsu, karena apa yang diajarkan mereka bersifat hal-hal duniawi, bersifat hanya untuk kepentingan manusia di dunia ini, tanpa ada pemberitaan mengenai salib Kristus yang menebus dosa-dosa manusia, tidak ada pemberitaan bahwa manusia selayaknya dihukum karena dosa-dosa, tidak ada pemberitaan untuk bertobat, tidak ada pemberitaan untuk memberitakan kabar keselamatan, tidak ada pemberitaan mengenai penderitaan menjadi pengikut Kristus, penyangkalan diri dan memikul salib. Yang diajarkan hanyalah untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhan jasmani contohnya, hidup kaya, hidup sehat, hidup sukses.

Roh yang ada di dalam kita memampukan kita untuk membedakan roh-roh yang ada di dunia ini, karena Roh tersebut lebih besar dari roh yang menyesatkan, yaitu Roh kebenaran. Tanpa Firman Tuhan mustahil ada Roh Kudus, jadi perlu ditanyakan orang-orang yang lebih mementingkan 'roh' tanpa kebenaran Firman Tuhan, apakah benar 'roh' tersebut Roh Kudus. Sebaliknya bagaimana dengan orang-orang yang mengutamakan Firman Tuhan apakah mereka punya Roh Kudus? Tentu kalau Firman Tuhan tersebut adalah yang Firman yang benar, maka Roh Kudus menyertai pengajaran Firman Tuhan tersebut.

Ketika kita memiliki Roh kebenaran, tandanya adalah kita menjadi orang yang mau belajar, menjadi orang yang mau mendengarkan orang lain, orang lain yang hidup di dalam kebenaran Firman Tuhan tentunya. Kita akan menjadi orang yang mau dikoreksi, supaya kemuliaan Allah semakin nyata di dalam kehidupan kita.

1 Yohanes 4:6 Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.

0 comments:

Post a Comment