Pengkhotbah 3:2-8
3:2 Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;
3:3 ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun;
3:4 ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari;
3:5 ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk;
3:6 ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang;
3:7 ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara;
3:8 ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai.
Untuk segala sesuatu ada waktunya, ada waktunya kita mengalami masalah, ada waktunya kita mengalami sukacita. Namun lucunya manusia hanya mau yang menguntungkan diri pribadi mereka dan senantiasa menghindari sesuatu yang tidak menguntungkan pribadi mereka. Seringkali manusia cenderung untuk tidak mau mengalami penderitaan, tidak mau mengalami sesuatu yang tidak baik -- ini seharusnya tidak terjadi, karena penderitaan dan masalah bertujuan untuk menyadarkan kita, menguatkan kita, dan mengajar kita.
Sebagai manusia baiklah kita senantiasa menyadari bahwa Tuhan menjadikan segala sesuatu indah pada waktuNya, dan manusia tidak pernah dapat menyelami pekerjaan Allah, mungkin kita tahu 10 - 20 pekerjaan yang dilakukan Allah dalam kehidupan kita. Tapi masih ada 10 milyar pekerjaan yang telah, sedang dan akan dilakukan Allah yang kita tidak akan pernah tahu mengapa semua hal terjadi di dalam kehidupan kita.
Manusia cenderung membuat rumusan sendiri ketika ditimpa masalah, bahkan seringkali manusia lari dari masalah tersebut tanpa ada satu keinginan untuk belajar lebih kuat dalam menghadapi masalah. Masalah tidak akan pernah tidak ada dalam kehidupan, siapapun kita, gender kita, status kita, kekayaan kita, posisi kita, tidak akan pernah bisa menghentikan masalah dalam hidup kita. Maukah kita menyadari bahwa untuk segala sesuatu ada waktunya? Bukan hanya yang baik, tapi yang tidak baik pun kita harus belajar menerima.
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.
Recent Posts
0 comments:
Post a Comment